Ketika Kepala hanya berharga 80 ribu perak…!?!! (part-1)

Beberapa minggu yang lalu ketika sdg tinjau lapangan,ada seseorang yang bertanya pada MD, “mas helmnya bagus ya?pasti mahal tu harganya”. Mendengar pertanyaan itu MD hanya bs tersenyum kecut,kemudian orang itu kembali berkata, “sampean ga eman (sayang) ta mas beli helm mahal2 gitu?hawong helm murah2 ae banyak kok,ngapain beli yang mahal mas??yang penting bisa nutup kepala dan lolos operasi polisi..”:mrgreen: “Kayak helmku ini mas,enak murah meriah, cuma 80ribu perak…”

Helm GeJe

Lagi2 MD hanya trsenyum kecut mndengar perkataan orang tersebut. Dalam hati MD berkata, “wong semprul,,msh lbh kuat gayungku di rumah daripada tu helm”👿

Beberapa saat setelah Bapak (4L4Y) td beranjak dari tempatnya dan pergi, MD merasa penasaran apa dan bagaimana seputar Helm yang bagus..

Helm adalah salah satu Protective Gear yang mutlak harus dipergunakan oleh setiap pengendara motor karena helm melindungi bagian paling vital dari tubuh kita yakni otak. Memang secara alami otak telah terlindungi oleh tulang tengkorak dan cairan selaput otak yang melindungi otak kita dari benturan. Tapi seberapa kuatkah tulang tengkorak mampu melindungi otak kita dari benturan? tentunya kita semua tidak pernah menginginkan adanya benturan terhadap kepala kita. Mas bro semua tentu pernah kena jitak di kepala bukan?bayangkan ketika yang menjitak kita itu adalah “aspal keras dan panas”…

gegar otak

Ada beberapa hal yang perlu mas bro semua ketahui perihal benturan kepala. Kepala memang merupakan bagian tubuh yang sangat rawan karena di dalam tulang tengkorak kepala tersimpan aset kehidupan yang sangat penting yaitu otak dan sistem saraf pusat lainnya. Benturan pada kepala dari cukup ringan hingga lebih berat potensial menimbulkan berbagai gangguan kesehatan. Cedera kepala adalah penyebab kematian utama dari kecelakaan lalu lintas, khususnya kecelakaan pengendara motor yang tidak memakai helm. Pada kecelakaan lalu lintas atau trauma fisik lainnya, benturan yang relatif keras pada kepala dapat menimbulkan berbagai gangguan seperti gegar otak (commotion serebri), retak dan patah tulang tengkorak, perdarahan dalam tengkorak dan tidak jarang berbuntut pada koma dan kematian, termasuk juga efek benturan kepala yang lebih ringan yang dapat menimbulkan benjol (hematoma).

Berkaca pada sedikit penjelasan di atas maka sangatlah penting bagi kita semua untuk mengetahui apa dan bagaimana helm yang bisa menjadi pemisah antara hidup dan mati.  Berbicara mengenai apa dan bagaimana helm yang bagus serta reliable untuk dipakai berkendara, maka pembicaraan akan mengarah pada aspek struktur dan komposisi helm serta serangkaian test atau pengujian untuk menguji kualitas helm tersebut. Pada bagian pertama artikel ini akan coba MD jelaskan struktur dan komposisi helm, sedangkan untuk test dan pengujian akan MD jelaskan pada bagian kedua.

Diagram Struktur Lapisan Helm

Inti mekanisme perlindungan Helm adalah penyerapan energi momentum yang diterima ke seluruh bagian helm. Oleh karenanya meski terdapat berbagai bentuk helm dan struktur nya mempertimbangkan kemampuannya menyerap energi tabrakan. Ukuran dan beratnya juga merupakan pertimbangan lain sebab ukuran yang lebih besar juga meningkatkan risiko terhadap pengguna.

safe helmet

Lapisan Helm

1. Lapisan luar yang keras (hard outer shell) Didesain untuk dapat pecah jika mengalami benturan untuk mengurangi dampak tekanan sebelum sampai ke kepala. Lapisan ini biasanya terbuat dari bahan polycarbonate

2. Lapisan dalam yang tebal (inside shell or liner) Di sebelah dalam dari lapisan luar adalah lapisan yang sama pentingnya untuk dampak pelapis–penyangga. Biasanya dibuat dari bahan polystyrene (styrofoam). Lapisan tebal ini memberikan bantalan yang berfungsi menahan goncangan sewaktu helm terbentur benda keras sementara kepala masih bergerak. Sewaktu ada tabrakan yang membenturkan bagian kepala dengan benda keras, lapisan keras luar dan lapisan dalam helm menyebarkan tekanan keseluruh materi helm. Helm tersebut mencegah adanya benturan yang dapat mematahkan tengkorak. Benturan yang kuat memberi kemungkinan terhadap pecahnya helm dan membuat lapisan dalam rusak. Proses ini memberikan waktu ekstra, reduksi tekanan dan jarak kepada kepala/otak untuk lebih teredam. Ketika lapisan dalam terkoyak, dapat memberikan hambatan yang cukup terhadap menghambat kepala/otak dengan berhenti secara lebih perlahan/lembut, dibanding proses benturan keras yang terjadi terhadap kepala/otak tanpa menggunakan helm.

lapisan helm

3. Lapisan dalam yang lunak (comfort padding) Merupakan bagian dalam yang terdiri dari bahan lunak dan kain untuk menempatkan kepala secara pas dan tepat pada rongga helm sehingga pengguna helm akan merasa nyaman sewaktu berkendara. Lapisan ini harus mempunyai efek mengurangi stres karena dapat mempengaruhi konsentrasi berkendara.

4. Tali Pengikat Bagian penting lainnya dalam helm ada tali pengikat helm. Helm tidak akan berfungsi dengan baik kalau tidak dilengkapi atau tidak mengikatkan tali pengikatnya. (Sumber : Wikipedia)

Diagram Proteksi Helm

Apabila sebuah helm sudah memenuhi syarat2 struktur standarnya, maka otomatis helm tersebut akan dinyatakan sebagai helm yang aman dan bisa digunakan untuk berkendara..

Eeiiiitsss,,ooooh tidak bisa….. (dgn logat ala Sule:mrgreen: )

Untuk bisa dikatakan helm itu safety atau tidak harus dilakukan sesuai standar beberapa lembaga penguji mulai dari Snell, DOT (Departmen Of Transportation) US, E2205 atau ECE 22-05 European Standart yang dikeluarkan oleh BSI (British Standart Institute) sampai dengan SNI ala Indonesia..

Serangkaian tes tersebut akan MD jelaskan pada bagian kedua artikel ini..

Indahnya berbagi…

* Bonus *

Tips untuk memilih Ukuran Helm yang sesuai dengan Ukuran Kepala kita: Mengukur Helm tidak bisa sembarangan, tidak boleh asal masuk kepala kemudian ukuran sudah dianggap pas dan sesuai kepala pemakai serta terlihat ganteng ketika kaca pelindung ditutup:mrgreen: . Berikut hal-hal yang perlu diperhatikan dalam memilih helm :

  1. Bagian dalam samping helm harus dirasakan menekan pipi, terasa agak kencang, tapi masih dalam batas kenyamanan pemakai.
  2. Gelengkan kepala ke kanan dan ke kiri, helm harus tetap mengikuti. Sedikit saja ada gerakan yang mengganggu, besar kemungkinan ukuran helm belum sip atau terlalu besar.
  3. Pandangan kedepan usahakan tetap fokus saat helm dipakai. Tidak terganggu baik oleh bentuk helm, maupun tekanan yang ada dikepala. Tahan sekitar 30 detik. Kalau pelipis terasa sakit, maka helm itu kurang pas atau terlalu kecil.
  4. Dorong bagian helm ke atas, kalau sangat mudah lepas dan dapat dimiringkan melebihi 45 derajat, berarti helm terlalu longgar. Andai saja terpelanting saat dipakai, pasti pelindung kepala ini akan lepas.

pas dan nyaman

44 thoughts on “Ketika Kepala hanya berharga 80 ribu perak…!?!! (part-1)

  1. helm seharga setengah juta aja gak menjamin sekitar kepala anda selamat.. udah ngalamin sih😀
    lumayan bikin rahang atas agak remuk dan bikin cenut cenut kepala karena benturan di kepala sebelah kiri..

  2. kayaknya untuk orang indon gak perlu helm bagus2, karena kebanyakan otaknya tidak di kepala tapi didengkul (apa memang ndak punya otak ya??)
    xixixi

  3. jadi inget bokap ane…

    duh… di suruh tunggu dulu. beli yang mahalan eh malah ga mau… katanya sayang… padahal 90ribu. di suruh nanti aja. beli yang mahalan.. sekarang helmnya dah ga enak… dasar helm asal2n…

    masak helm anaknya 10 kali lipat dari punya orang tuanya… duh… parah dah ane… kurang ajar ma orang tua…

    kumpulin duit lagi. beliin orang tua helm yang standar. DOT… hehhehe… biar orangtua seneng… and anaknya ga jadi kurang ajar.. tetep aja mahalan helm anaknya.. hahahhaha..

  4. helm ku KYT Scorpion,hadiah ultah dari babe ku,
    seng jelas artikelmu kuilo mantep tnan mas bro…
    tak share nang facebok yo,ben wong indo do miker nek ndaski ojo di regoni 80rb..
    mantap…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s